Pemimpin Hamas, Mohamed Darwish, pada hari Sabtu menegaskan kembali bahwa kelompoknya bersedia menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah konsensus nasional Palestina atau badan teknokrat yang diusulkan Mesir, yang tidak berpihak pada Hamas atau Fatah. Darwish menyampaikan komentar ini dalam sebuah surat terbuka kepada pertemuan puncak para pemimpin Arab yang akan berlangsung di Kairo minggu depan. Hamas telah menolak usulan Israel agar para pemimpin mereka mengasingkan diri.
Witkoff, pada akhir pekan lalu, menyatakan bahwa pembebasan warga negara AS terakhir yang diyakini sebagai salah satu sandera yang selamat, Edan Alexander, adalah “prioritas utama bagi kami.” Alexander, yang bertugas di Pasukan Pertahanan Israel, diculik selama serangan teroris pada 7 Oktober.
“Saya kenal orang tuanya,” kata Witkoff. “Kami selalu berbicara. Dia kritis. Salah satu tujuan utama Presiden Trump adalah memulangkan semua warga Amerika, dan saya yakin kami akan berhasil memulangkan Edan.” tututpnya. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








