“Permainan Adu Kekuatan”
Pasar saham global mengalami penurunan tajam minggu lalu setelah Trump pada 2 April mengumumkan tarif minimum 10% untuk semua impor AS serta tarif “timbal balik” pada hampir 90 negara. Tarif global ini mulai berlaku pada hari Sabtu, sementara tarif serupa akan diterapkan pada 9 April 2025 besok.
Keputusan tarif ini mengejutkan banyak investor, menyebabkan penurunan tajam pada saham AS dan menghapus triliunan dolar kekayaan investor. Banyak ekonom memperingatkan bahwa penerapan tarif luas terhadap barang-barang impor ke AS dapat meningkatkan inflasi, mengurangi belanja konsumen, dan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Sebagai balasan terhadap kebijakan tarif AS, China mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan mengenakan tarif 34% pada semua produk impor AS mulai 10 April. Pada bulan Maret, China juga mulai mengenakan pajak 15% terhadap produk pertanian AS, termasuk ayam, daging babi, dan kedelai.
Baca Juga : Amerika Siap Naikan Tarif Impor Pada China Sebesar 50%
Menurut analis Pantheon Macroeconomics, “China dan AS kini terjebak dalam permainan adu kekuatan, dengan risiko perang dagang global yang parah mengancam pasar keuangan.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









