Sebagian analis politik menilai, ini langkah preventif Presiden agar muncul garis jelas antara:
1. kritik yang fair
2. sabotase yang sistematis
Karena ancaman kekuasaan hari ini bukan oposisi. Ancaman terbesar setiap Presiden adalah cacophony of narratives (kakofoni narasi atau campuran narasi yang tidak selaras/kacau) dari aktor-aktor yang berada di dalam lingkar kekuasaan sendiri.
Dengan mengundang Dasco ke Widya Chandra, Presiden sedang mengirim sinyal keras: semua narasi tentang negara harus berada dalam garis komando.
Bahwa di era Prabowo, tidak boleh ada narasi liar di luar state narrative architecture.
Dan itulah esensi pertemuan itu, bukan sekadar “ramah tamah”. Tetapi penandaan. Bahwa sejak hari ini, pengelolaan negara ini akan dijalankan dengan satu kompas, satu narasi, satu komando politik hukum negara.
Dan itu dimulai dari Widya Chandra.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








