Pada awalnya, saya melihat persoalan itu sebagai kesulitan belajar murid. Namun, semakin lama saya mengajar, saya mulai bertanya kepada diri sendiri: jangan-jangan bukan hanya murid yang perlu berubah, tetapi cara saya mengajar juga perlu berubah?
Ketika Murid Memilih Diam
Kesulitan membaca ternyata tidak berhenti pada kemampuan membaca. Murid yang belum lancar membaca akan mengalami kesulitan ketika harus memahami instruksi. Ketika instruksi tidak dipahami, mereka akan kesulitan mengerjakan tugas. Ketika tugas terasa sulit, kepercayaan diri perlahan menurun. Akhirnya, mereka memilih diam. Hal yang sama terjadi dalam Matematika.
Soal yang bagi sebagian murid terlihat sederhana, bagi murid lain bisa menjadi persoalan yang membingungkan. Bukan selalu karena mereka tidak mampu berhitung, melainkan karena mereka kesulitan memahami bahasa dalam soal dan menentukan apa yang sebenarnya harus dilakukan.
Dalam kegiatan kelompok, kondisi tersebut semakin terlihat. Murid yang lebih mampu cenderung mendominasi pembicaraan, sementara murid yang mengalami kesulitan lebih banyak menjadi pendengar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
