Pendidik Disorot: Kontributor Kemiskinan Di NTT?

Kontributor : SN Editor: Redaksi
pendidik-disorot-kontributor-kemiskinan-di-ntt
Dr. Edwer Dethan Narasumber utama Workshop STAKRI–ELPIDA Menggugat Peran Guru dan Dunia Pendidikan di Kupang (30/1)

Dalam workshop tersebut, Dr. Edwer Dethan menegaskan bahwa kemiskinan di NTT bersifat multidimensional, mencakup dimensi intelektual, moral, dan karakter. Dalam kerangka ini, pendidikan tidak lagi netral, melainkan menjadi aktor kunci—baik sebagai pembebas maupun sebagai penyumbang masalah.

Jika pendidikan hanya menghasilkan lulusan yang berorientasi ijazah, minim daya kritis, miskin etos kerja, dan terlepas dari nilai moral serta spiritual, maka pendidikan berpotensi mereproduksi kemiskinan dalam bentuk baru: kemiskinan visi, tanggung jawab sosial, dan keberpihakan pada kebaikan bersama.

Workshop diikuti oleh 126 peserta terdiri atas dosen dan mahasiswa STAKRI, tokoh-tokoh agama dari Kabupaten Kupang dan Soe, perwakilan kepala sekolah, serta guru PAUD, SD–SMP, SMA/SMK Elpida dan Elpida International Schools

Kristianos Paedagogos dan Kritik atas Pendidikan Instrumental

Konsep Kristianos Paedagogos yang dipaparkan Dr. Edwer Dethan menawarkan kritik fundamental terhadap praktik pendidikan yang semata-mata instrumental. Pendidik Kristen, menurutnya, memiliki kekhasan yang bersumber dari tiga tujuan pengajaran: konfesional, kovenantal, dan antitetis. Artinya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan iman, relasi etis, dan sikap kritis terhadap nilai-nilai yang bertentangan dengan keadilan dan kemanusiaan.

  • Bagikan
Exit mobile version