Jane menegaskan bahwa guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk nilai, karakter, dan pola pikir anak-anak. Dalam kerangka teoritis pendidikan, guru merupakan change agent yang memiliki peran menentukan dalam menciptakan generasi yang berdaya saing dan mampu menjawab perubahan zaman.
Ia berharap agar peringatan Hari Guru Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi titik tolak komitmen bersama untuk memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi para pendidik di NTT.
“Setiap keberhasilan seorang anak selalu ada guru yang mendorongnya dari belakang. Sudah saatnya kita memastikan mereka hidup layak dan dihargai sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Melalui pesan apresiatif dan kritis ini, Jane Natalia Suryanto kembali menegaskan bahwa guru adalah fondasi utama pembangunan daerah. Meningkatkan kesejahteraan guru berarti memperkuat kualitas masa depan generasi NTT. Pada Hari Guru Nasional 2025, pesan ini menjadi pengingat bahwa tugas memuliakan pendidik adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa—terutama mereka yang dapat menggerakkan kebijakan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








