Baca Juga : Blue Origin Luncurkan Program Pariwisata Antariksa Yang di Isi Oleh Perempuan
Didirikan oleh Jeff Bezos, yang juga menjalankan perusahaan antariksa Blue Origin, Amazon menargetkan peluncuran lebih dari 3.200 satelit sebagai bagian dari upayanya untuk menyediakan layanan internet pita lebar berkecepatan tinggi dan terjangkau secara global. Untuk mendukung ambisi tersebut, Amazon telah mengamankan sejumlah kontrak peluncuran dengan United Launch Alliance, Blue Origin, dan pihak lainnya.
Di sisi lain, SpaceX milik Elon Musk telah lebih dahulu mendominasi sektor ini dengan lebih dari 8.000 satelit Starlink yang telah diluncurkan sejak 2019. Pada Minggu malam, perusahaan tersebut mencatatkan peluncuran ke-250, dengan lebih dari 7.000 satelit yang masih aktif mengorbit di ketinggian sekitar 550 kilometer. Sementara itu, OneWeb, konstelasi satelit dari Eropa, telah menempatkan ratusan satelit dalam orbit yang bahkan lebih tinggi.
Peluncuran Proyek Kuiper ini sempat tertunda akibat cuaca buruk pada awal bulan. Kesempatan baru untuk peluncuran akhirnya didapat di Stasiun Luar Angkasa Cape Canaveral, Florida.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








