SN – Para ilmuwan telah lama menyatakan bahwa pengurangan emisi metana adalah kunci untuk mengatasi perubahan iklim. Namun, banyak industri besar tidak dapat dengan mudah mengekang produksi gas rumah kaca yang berbahaya tersebut. Sebuah perusahaan Inggris mengatakan bahwa mereka memiliki jawabannya, mengubah metana menjadi sesuatu yang lain yaitu grafena.
Metana adalah ancaman. Ilmuwan iklim mengatakan bahwa gas tak kasat mata ini menghangatkan atmosfer Bumi 84 kali lebih cepat daripada karbon dioksida. Gas ini dilepaskan ke atmosfer oleh bahan organik, seperti sampah makanan, yang membusuk di tempat pembuangan sampah, fasilitas pengolahan limbah, dan oleh sistem pencernaan sapi.
Levidian, sebuah bisnis teknologi iklim di Cambridge, Inggris, berupaya mengatasi tantangan perubahan iklim ini dengan mengubah metana. “Keajaiban terjadi di sini,” kata CEO perusahaan John Hartley saat ia memimpin dalam tur berpemandu ke sistem LOOP yang dipatenkan Levidian.
Teknologi ini menggunakan energi gelombang mikro dan sistem nosel khusus untuk memecah molekul metana menjadi bagian-bagian komponen gas, yaitu hidrogen dan karbon, dan menangkapnya. Hidrogen semakin diminati karena dapat digunakan untuk menggerakkan pabrik, truk, kapal, dan mesin lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








