“Kami berharap direktur segera mengambil langkah konkret. Namun, jika dalam waktu dekat tidak ada penyelesaian, kami di DPRD akan memanggil dan meminta pertanggungjawaban. Ini demi kepentingan bersama,” pungkas Agustinus.
Komisi V DPRD NTT berharap konflik ini dapat segera diselesaikan secara transparan, sehingga para tenaga kesehatan dapat kembali bekerja dengan tenang tanpa ada kekhawatiran terhadap hak-hak mereka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








