Seorang dokter di RSUD Johannes, yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam memberikan pelayanan kesehatan di NTT adalah keterbatasan infrastruktur dan kurangnya tenaga medis.
“Kami sering menemui pasien TKI yang kembali dalam kondisi kritis. Sayangnya, banyak di antara mereka yang tidak segera mendapatkan perawatan medis karena keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan di daerah asal mereka,” ujarnya.
Selain itu, buruknya transportasi dan akses jalan di wilayah-wilayah terpencil NTT menyebabkan pasien sering kali tidak bisa mendapatkan perawatan darurat yang diperlukan. Hal ini menciptakan rantai masalah yang berujung pada kondisi kesehatan yang semakin buruk, bahkan hingga kematian.
Krisis Ekonomi dan Kemiskinan sebagai Akar Masalah
Kemiskinan yang mendera NTT menjadi akar dari tingginya angka TKI ilegal. Dengan lapangan kerja yang terbatas di daerah ini, banyak warga NTT, terutama dari kalangan muda, melihat menjadi pekerja migran sebagai satu-satunya jalan keluar dari kemiskinan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








